Easy-Going memang bukan tipe saya

http://www.lutfiprayogi.co.cc

This is a short-story themed “Pengalaman Unik Mengisi Mentoring”, it is an assignment on Madrasah Murabbi 2011 held by Yayasan Aisi.

Easy-going memang bukan tipe saya”

Pada libur tengah tahun ajaran 2009-2010 saya berencana mengajak mentee-mentee saya berlibur, sebagai sarana merekatkan ukhuwah kelompok saya. Setelah memikirkan beberapa alternatif tempat, akhirnya saya memilih Pantai Anyer sebagai tempat tujuan, karena menurut salah seorang teman baik saya:

  • Perjalanan hanya sekitar 2 jam sekali jalan
  • Ada pantai gratis di sana
  • Seluruh perjalanan tidak akan menghabiskan uang lebih dari Rp. 50.000,00

Dengan semangat membiayai seluruh pengeluaran dan easy-going (tidak ingin direpotkan dengan rencana perjalanan), saya berangkat dengan uang Rp. 150.000,00 di dompet dan tangki bensin mobil setengah penuh. Walaupun saya rasa bensin akan cukup untuk pulang pergi, entah kenapa saya meminta uang bensin Rp. 100.000,00 pada orang tua.

Read the rest of this entry »

Kejarlah kebenaran itu

http://www.lutfiprayogi.co.cc

 

cari dan kejarlah kebenaran itu,
tapi jangan sekalipun merasa bahwa saya atau kami-lah yang (paling) benar.

Allah bergelar (bersifat) Al Haqq (Maha Benar), dan Allah juga bersifat Mukhalafatuhu Lilhawadith (berlainan dengan sekalian makhluk).
kebenaran adalah milik Allah, bukan milik makhluknya.

*sebuah kritik keras kepada diri sendiri

Indahnya umat Islam (di Indonesia)

http://www.lutfiprayogi.co.cc

betapa indah, berwarna, dan lengkapnya umat Islam (di Indonesia).

ada kelompok Salafy yang menjaga kemurnian Islam,
ada HTI yangg mengingatkan tentang visi masyarakat Muslim ideal di bawah naungan Khilafah,
ada NU yang membumi & memassifkan Islam,
ada Muhammadiyah yang memajukan pendidikan dan kesejahteraan umat,
ada PKS yang memperjuangkan Islam melalui sistem pemerintahan modern,
dan lain-lain.

mari kita sikapi perbedaan dengan memulainya dari pemahaman bahwa setiap kelompok memiliki kelebihan (dan kekurangan) masing-masing dan bukan memulainya dari pemahaman bahwa kelompok kita-lah yang paling superior.
dengan demikian, betapa banyaknya konflik yang dapat dihindari dan kerjasama yang dapat dibangun. 🙂

 

mari kita berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan, semoga kita dipertemukan di surga Allah kelak. 🙂

Aqidah melampaui logika

lutfiprayogi.wordpress.com

Ada sat pertanyaan terkenal yg pernah dilontarkan para atheis, yg secara pribadi cukup menggelitik saya untuk menjawabnya.

“Dapatkah Allah menciptakan sesuatu yang demikian beratnya sehingga Ia sendiri tidak dapat mengangkatnya?”

Menurut saya, jawabannya adalah: Ya.

Allah dapat menciptakan sesuatu yang demikian beratnya sehingga Ia sendiri tidak dapat mengangkatnya, karena Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.

Lalu berarti Ia tidak dapat mengangkat sesuatu yang ada di dunia ini (Ia tidak berkuasa atas suatu hal)?

Jawabannya adalah: Tidak, ia tentu saja dapat mengangkat segala hal di dunia, termasuk benda tersebut.

Bagaimana bisa?

Read the rest of this entry »

Palestina, haruskah kita bela?

lutfiprayogi.wordpress.com

Ratusan ribu kader dan simpatisan PKS kembali memenuhi jalan-jalan protokol beberapa kota-kota besar di Indonesia untuk menyuarakan dukungannya atas perjuangan bangsa Palestina merebut kemerdekaannya.

Selayaknya aksi pengerahan massa lainnya, hal ini tentu membawa ketidaknyamanan tertentu terhadap warga kota; kemacetan, keberisikan, hingga turunnya omzet pemasukan pusat-pusat perbelanjaan di sepanjang jalan yang dilalui massa PKS akibat terblokirnya jalan. Efek negatif ini kemudian dipertanyakan apakah perlu terjadi, mengingat yang disuarakan adalah dukungan kemerdekaan bangsa lain.

Hingga mencuat kembali pertanyaan, haruskah kita bela dan dukung perjuangan bangsa Palestina?

Read the rest of this entry »

Menjaga komitmen berbuat kebaikan

lutfiprayogi.wordpress.com

Tidak, tidak. Menjaga komitmen berbeda dengan menjaga semangat. Sebuah komitmen sejatinya mencitpakan semangat, namun semangat tidak selalu merupakan bukti adanya komitmen. Pernyataan “jika seseorang berkomitmen maka ia bersemangat” tidak ekuivalen dengan pernyataan “jika seseorang bersemangat maka ia berkomitmen”.

Hadits Arbain  yang pertama berbunyi:

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. …”

Ya. Setiap perbuatan kebaikan pasti diawali dengan sebuah niat, dan hanya niat yang tepatlah yang menyebabkan perbuatan kebaikan tersebut dengan commited akan selalu dilakukan oleh pelakunya. Kiranya setiap niat akan membawa konsekuensi tersendiri akan hasil yang didapat dari perbuatannya.

Berbuat kebaikan dengan niat mendapatkan dunia, akan menyebabkan dunia menjadi milik kita. Namun kiranya dunia itu habis kita nikmati, habis sudah. Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk melanjutkan perbuatan yang telah kita lakukan.

Atau mungkin, setelah sepenuh daya kita berbuat kebaikan dengan niat mendapatkan dunia, ternyata dunia tak kunjung kita raih. Dan putus asalah kita.

Atau mungkin, sebelum sempat dunia yang kita niatkan untuk miliki berhasil kita raih, jiwa kita telah berpisah dengan raganya.

Read the rest of this entry »

Pemimpin yang mengajak berlari

Seorang pemimpin haruslah memiliki visi yang sangat jelas mengenai apa yang ia dan orang-orang yang dipimpinnya akan capai. Seorang pemimpin juga harus memiliki tekad yang kuat, serta modal pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk dapat membawa dirinya dan orang-orang yang dipimpinnya ke tujuan yang ingin dicapai.

Pemimpin harus dapat membawa orang-orang yang dipimpinnya berlari bersama menuju tujuan yang telah disepakati bersama.

Dan di saat inilah kepemimpinan seorang pemimpin diuji. Manakah yang bagi ia lebih penting, berlari menuju tujuan, atau berlari bersama?

Read the rest of this entry »