Simbiosis Formalitas-Informalitas pada Masyarakat Perkotaan

lutfiprayogi.wordpress.com

Simbiosis Formalitas-Informalitas pada Masyarakat Perkotaan

Tanggapan pertemuan kelas Arsitektur, Kota, dan Kuasa ke-4

Lutfi Prayogi 0706269230

Formalitas dan informalitas nampaknya bersifat seperti dua sisi mata uang: bertolak belakang namun saling melengkapi satu sama lain, serta tidak bisa dihilangkan salah satunya saja. Keduanya saling berhubungan dan membentuk simbiosis. Sifat simbiosis yang dihasilkan (mutualisme, komensalisme, ataupun parasitisme) serta signifikansi masing-masing elemen (formal dan informal) berbeda-beda berdasarkan berbagai faktor: kualitas dan kuantitas pelaku, waktu, tempat, dsb.

Dalam film “La Ciudad” digambarkan beberapa kasus keterkaitan formalitas dan informalitas dalam konteks kehidupan kota New York sebagai salah satu kota besar di Dunia Pertama.

  1. Pekerja pembersih batu bata di klip pertama merupakan gambaran mengenai pekerja di sektor informal. Pekerjaannya bukanlah pekerjaan formal yang diatur secara jelas dalam hukum negara bagian ataupun federal; tidak ada aturan pasti mengenai beban kerja, besar imbalan, hak-hak keselamatan dan kesehatan pekerja, dsb. Namun pekerjaan ini menjadi pekerjaan yang favorit dan banyak dilakukan disana, kemungkinan dikarenakan beberapa hal: banyaknya pengangguran tidak berpendidikan dan berkeahlian, maraknya kebijakan penghancuran bangunan, tingginya permintaan akan batu bata, dsb. Batu bata yang telah dibersihkan kemudian akan digunakan dalam proyek-proyek konstruksi yang sangat jumlahnya, yang sebagian besar tentulah bersifat formal.

Dari fakta-fakta diatas, dengan sudut pandang tertentu kita dapat menyimpulkan jenis simbiosis yang terbentuk.

  • Antara pekerja pembersih batu bata dan kontraktor/pengembang proyek konstruksi terbentuk simbiosis mutualisme; pembersih batu bata mendapatkan pekerjaan sesuai keahliannya, kontraktor/pengembang mendapatkan batu bata dengan harga lebih murah dari harga pasar.
  • Antara pekerja pembersih batu bata dan pemerintah New York terbentuk simbiosis yang kompleks sifatnya; pekerjaan pemerintah dimudahkan karena sebagian warga penganggurannya telah mendapat pekerjaan, namun pemerintah juga dapat saja mendapat protes dari produsen batu bata akibat adanya saingan dari para koordinator pembersih batu bata yang memproduksi batu bata tanpa terikat dan terkontrol peraturan resmi.
  1. Antara para buruh konveksi dan pemilik usaha konveksi pada klip ketiga terjadi hubungan yang kompleks. Para buruh konveksi adalah pekerja formal yang bekerja di perusahaan formal. Penghidupan mereka didapatkan melalui sistem formal: mereka bekerja maka mereka digaji. Namun pada saat tertentu sistem formal tersebut gagal untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka, terutama ketika kebutuhan tersebut membesar (anak  yang dirawat di rumah sakit). Pada saat itulah sistem penghidupan informal berjalan: pinjaman sukarela dari sesama pekerja konveksi yang merasa senasib. Pinjaman tersebut hanya berdasar kepercayaan dan bahkan dikatakan oleh salah seorang pemberi pinjaman bahwa pinjaman tersebut tidak perlu dikembalikan. Solidaritas dan dan sistem pinjaman informal inilah yang kemungkinan menjadi cikal bakal dari gerakan serikat pekerja, koperasi karyawan,  dsj.

Pada kasus ini sistem formal dan sistem informal saling bersimbiosis mutualisme; sistem formal memberi sebuah kepastian, dan sistem informal mengisi celah kegagalan sistem informal.

Dapat disimpulkan, hal formal dan hal informal bukanlah hal-hal yang memiliki sifat tunggal (positif atau negatif). Simbiosis antara keduanya bahkan menghasilkan sifat yang lebih kompleks lagi.

2 Responses to “Simbiosis Formalitas-Informalitas pada Masyarakat Perkotaan”

  1. feby Says:

    asik, nih
    lebih asik lagi klo ada argumen pendukung dari penulis lain atau tokoh tertentu gitu –> macam berpengalaman aj. haha

  2. Lutfi Prayogi Says:

    @feby:
    jempol buat komen ente gan!😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: